Malam yang telah berarak ke larutnya
Dalam desahan lagu suara wanita timur
Dibalik itu terpampang wajahmu
Yang kusebut “bidadari”
Yang hanya bisa kupandangi gambarnya
Ketika diriku tak sanggup menatapmu
Karena jiwa ini tertarik seketika
Ke dalam duniamu yang bermisteri
Akankah ini tumbuh menjadi cinta?
Tatkala purnama yang kupandang
Menjadi sebentuk wajahmu
Bahkan ketika hilal 2 Rabiul Akhir
Kuteringat dirimu…
Ku tak tahu
Biarkan takdir dari masing-masing kita
Akan menjemputnya
(@ my room, 23 Mei 2004) Besok mo UAS Aljabar 2
Monday, May 24, 2004
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment